Bantuan dengan Search courses

Asma adalah penyakit heterogen dan merupakan gangguan inflamasi kronik saluran napas yang melibatkan banyak sel dan elemennya.

Asma dapat dikontrol namun tidak dapat disembuhkan. Hambatan aliran udara pada asma disebabkan oleh berbagai perubahan dalam saluran napas seperti : bronkokonstriksi, edema saluran napas/penebalan dinding saluran napas, peningkatan sekresi mukus dan airway hyperresponsiviness serta airway remodelling.

Diagnosis asma ditegakkan secara klinis biasanya berdasar gejala klinis yang khas dan dipastikan dengan bukti objektif hambatan aliran udara yang bervariasi. Data atau pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis asma adalah : riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, pemeriksaan faal paru, laboratorium( tes kulit) dan tes provokasi bronkus.

Tujuan pengobatan asma adalah untuk mencapai dan mempertahankan asma terkontrol. Berdasar keadaan terkontrol asma dibagi menjadi : terkontrol, terkontrol sebagian dan tidak terkontrol. Untuk mencapai tujuan tersebut maka manajemen asma yang direkomendasikan adalah manajemen yang komprehensif.

Prinsip pengobatan asma adalah pemberian pengontrol jangka panjang.  Pengontrol yang bersifat sebagai antiinflamasi bertujuan mengontrol penyakit dan mencegah eksaserbasi akut dan pelega yang bersifat sebagai bronkodilator kuat bertujuan untuk mengatasi bronkokonstriksi akut